Loading...
Tampilkan postingan dengan label radiator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radiator. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2016

bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk radiator

Hallo brother bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator - Apakah bahaya menggunakan air ledeng atau air biasa untuk sistem pendinginan radiator?Ada beberapa orang yang tanya seperti itu. Sebelum membahas lebih jauh tentang radiator, baik mobil maupun motor sebaiknya kami jelaskan dulu apa itu radiator.
Bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator. Radiator adalah salah satu komponen kendaraan yang berguna untuk mendinginkan mesin baik itu roda dua maupun empat, beberapa mesin lain juga menggunakan radiator, tetapi disini kita hanya membahas radiator yang digunakan pada kendaraan saja. Sistem kerjanya adalah dengan mengalirkan panas dari blok pembakaran ke sistem pendingin melalui pipa yang berisi air radiator, nah air radiator ini baiknya menggukanan “coolant” yaitu cairan khusus yang digunakan untuk mengalirkan panas melalui pipa. silahkan baca Cara Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas .


 bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator

Namun pada implementasinya masih banyak pengendara yang menggunakan air ledeng atau air biasa untuk mengisi radiator, padahal itu dapat merusak komponen-komponen radiator, masalah seperti ini banyak ditemui pada motor keluaran lama.
Jika anda telah terlanjur menggunakan air biasa sebaiknya ganti dengan coolant, tidak ada resiko dalam hal penggantian air biasa dengan coolant, jika ada yang bilang dapat merusak radiator atau pompa itu kemungkinan kondisi radiator sendiri sudah rusak parah.

Bahaya menggunakan air biasa atau air ledeng untuk radiator


Radiator dapat berkarat dan korosi jika anda menggunakan air biasa, dikarenakan dalam air biasa tidak ada kandungan antikorosi, cepat atau lambatnya kerusakan tergantung dengan kualitas air, jika air yang digunakan kadar asamnya tinggi atau terdapat kandungan garam maka akan mempercepat korosi. silahkan baca Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan.
Proses pendinginan juga kurang maksimal, karena air biasa kurang baik dalam proses menghantarkan panas dari blok mesin ke sistem radiator, jika sudah begitu dapat menyebabkan mesin cepat panas dan lama kelamaan akan memperpendek usia mesin.

Kelebihan coolant dibandingkan air biasa

Dengam menggunakan coolant sebagai air radiator maka akan membuat sistem radiator menjadi lebih awet, dikarenakan didalam coolant juga mengandung zat anti korosi sehingga dapat melindungi bagian-bagian radiator agar tidak mudah berkarat (korosi).
Sistem pendinginan juga akan lebih baik, karena coolant lebih bagus dalam menghantarkan panas dari mesin sehingga mesin akan tetap terjaga suhunya.
Masa pakai dari coolant juga lebih panjang, karena titik didihnya lebih tinggi dan tidak mudah menguap seperti air biasa.

Saran saat ingin mengganti air radiator dengan coolant

Jika sebelumnya anda menggunakan air biasa (ledeng) sebagai air radiator dan ingin berpindah menggunakan coolant alangkah baiknya radiator di bersihkan dahulu dari sisa air dan kerak atau bekas korosi, anda dapat menggunakan cairan pembersih seperti radiator flush, cairan pembersih ini cukup aman untuk membersihkan radiator sebelum penggantian.
Walaupun coolant harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan air biasa yang bisa didapatkan secara gratis namun manfaatnya lebih banyak.
Sudah sedikit mengerti kan tentang radiator? Masih mau menggunakan air biasa (ledeng) sebagai air radiator? Saatnya beralih menggunakan cairan radiator yang lebih baik. silahkan baca cara untuk memilih air radiator yang terbaik dan berkualitas.

Sekian info mengenai  bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator. Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para brother semua. kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…. 

Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan

Hallo brother Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan - Radiator adalah salah satu komponen sistem pendinginan didalam kendaraan yang berfungsi untuk mendinginkan air pendingin. Beberapa masalah pada sistem pendingin sering kita jumpai salah satunya adalah air radiator yang berwarna kecoklatan. 

Hal tersebut saya jumpai pada pemilik mobil beberapa waktu lalu. Ia mengeluhkan kenapa saat menguras air pada reservoir tank selalu berwarna kecoklatan seperti ada kandungan karat dari besi. Apakah hal tersebut merupakan indikasi kerusakan pada salah satu komponen sistem pendingin?


Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan
Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan

Penyebab Air Radiator Berwarna Coklat

Kemungkinan penyebab dari air radiator yang berwarna coklat adalah beberapa komponen sistem pendingin sudah berkarat. Air yang berada di radiator tersebut bersirkulasi dalam engine melalui mantel air. Nah apabila radiator, blok mesin atau komponen lainya berkarat maka bisa menyebabkan air radiator berwarna kecoklatan. Nah, lalu bagaimana solusi mengatasinya jika hal tersebut sudah terjadi.

Solusi mengatasi air radiator yang berwarna kecoklatan bisa dengan menguras air radiator secara teratur. Bersihkan komponen sistem pendingin dengan menggunakan radiator flush yang banyak beredar dipasaran. Dan satu lagi dalam mengganti air radiator disarankan untuk menggunakan water coolant yang bisa dibeli di toko-toko spare part. Jangan mengganti air radiator menggunakan air mineral, karena akan menimbulkan karat pada komponen sistem pendingin. silahkan baca  bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator.


Sekian info mengenai Penyebab Dan Solusi Air Radiator Yang Berwarna Kecoklatan Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para brother semua. kalau berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Tips Mengecek Kerusakan Pompa Radiator Motor

Hallo brother Tips Mengecek Kerusakan Pompa Radiator Motor - Untuk mesin yang berpendingin cairan  atau radiator, pompa radiator menjadi suatu komponen yang penting untuk mendinginkan mesin. Permasalahan yang sering terjadi pada mesin berpendingin radiator adalah pada pompa radiator.
Mengecek Kerusakan Pompa Radiator Motor. Perlu diketahui, bahwa bagian radiator yang bertugas membuat air mengalir itu adalah pompa radiator yang bekerja sesuai dengan putaran mesin, karena dihubungkan dengan kruk as sebagai sumber penggeraknya. Seperti pada Honda Vario atau Honda CBR 150 atau Kawasaki Ninja dan Suzuki Satria FU serta Yamaha Vixion.
Tips Mengecek Kerusakan Pompa Radiator Motor

Karena berhubungan dengan air, korosi menjadi salah satu penyebab pompa air ini tak berfungsi dengan baik. Biasanya terkena karat. Efek karat pada pompa radiator motor akan memperlambat putaran air coolant radiator. Akibatnya, sirkulasi tidak berlangsung lancar dan membuat mesin cepat panas. Hal ini karena air yang seharusnya cepat menuju radiator untuk diturunkan suhunya, menjadi lebih lambat bersirkulasi. Aliran air coolant yang dingin pun akan lama menuju mesin kembali.
Terus, bagaimana mengetahui kerusakan pompa radiator motor ? 

Tentu akan terlihat dari suhu mesin yang cepat panas. Lalu air dalam tabung reservoir (tabung air coolant cadangan) pun akan cepat berkurang, karena suhunya tinggi dan terjadi penguapan lebih cepat. Sehingga air dalam tabung pun segera ‘diminta’ radiator untuk mengganti yang menguap.
Ada lagi cara mengecek kerusakan pompa radiator motor dengan mendengarkan dari bunyi yang kasar. Biasanya karena bearing yang sudah berkarat akan menimbulkan bunyi ketika baling-baling pompanya berputar. Bunyinya memang tak akan langsung terdengar, tetapi bisa dideteksi dengan mendekatkan pada bagian pompa air. Bisa juga dibantu dengan ‘statoskop’ menggunakan obeng yang didengar ke telinga. Akan terdengar bunyi bergesek dari rambatan suaranya. Umumnya hanya bearing saja yang rusak, karena bilah-bilahnya relatif lebih tahan lama.
Hal lainnya, ketidaknormalan pendinginan bisa disebabkan oleh tutup radiator yang sudah tidak rapat. Jadi ada udara masuk ke dalamnya, sehingga kevakuman dalam saluran air pendingin berkurang.
Ciri-ciri kerusakan tutup radiator yang tidak rapat adalah adanya gelembung udara yang membuat tekanan air yang memang bersuhu tinggi itu lekas meningkat. Ujung-ujungya pendinginan tak sempurna.
Cara mengecek kerusakan radiator motor bisa dilakukan setiap saat. Dan jangan lupa cek terus volume air coolant dalam tabung reservoir. Kalau volume air coolant cepat habis, maka patut dicurigai terjadi gejala kerusakan radaiator. silahkan baca  Penyebab Air Radiator Cepat Habis.

Sekian info mengenai Tips Mengecek Kerusakan Pompa Radiator Motor .Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…. 

cara kerja fungsi dari tutup radiator

Hallo brother cara kerja fungsi dari tutup radiator - Radiator dilengkapi dengan tutup radiator yang bertekanan dan menutup rapat pada radiator. 

Cara kerja fungsi dari tutup radiator. Ini memungkinkan naiknya temperatur pendingin mencapai 100°C tanpa terjadi mendidih (suhu dan tekanan yang melebihi batas (tinggi)), itu artinya akan membuat mesin menjadi lebih cepat mencapai suhu kerjanya, dan menjaganya agar tidak terjadi over heating.

cara kerja fungsi dari tutup radiator

Penggunaan tutup radiator bertekanan diutamakan sebab efek pendinginan radiator bertambah dan membuat perbedaan suhu serta tekanan antara udara luar dan cairan pendingin. Hal ni berarti ukuran radiator dapat berkurang (mengempis) tanpa mengurangi pendinginan yang diperlukan, dan juga bisa meledak karena tekanan yang berlebihan di dalam radiator. Untuk itu pada tutup radiator dilengkapi relief valve dan vacuum valve yang akan dijelaskan cara kerjanya berikut ini :
cara kerja fungsi dari tutup radiator
Cara Kerja Relief Valve

a) Cara kerja relief valve
Apabila mesin sudah panas dan air radiator sudah bersirkulasi, maka air pendingin temperaturnya akan meningkat dan akan menyebabkan tekanan yang berada di dalam radiator akan bertambah, bila tekanannya sudah mencapai 0,3 – 1,0 kg/cm2 pada 110 – 120°C (setiap tutup radiator mungkin memiliki spesifikasi tekanan yang berbeda-beda). maka tekanan tersebut melawan gaya pegas, sehingga akan membuat relief valve akan terbuka dan membebaskan kelebihan tekanan melalui overflow pipe, dan mengalirkannya ke dalam reservoir tank. 

Jadi relief valve berfungsi untuk menjaga agar tekanan dan didalam radiator tetap konstan (sesuai yang diijinkan) selama mesin hidup, dengan jalan mengalirkan uap air pendingin ke reservoir tank saat suhu dan tekanan di dalam radiator meningkat. Apabila relief valve sudah rusak/tidak berfungsi maximal maka kemungkinan yang pertama akan menyebapkan tekanan dan suhu yang berlebih di dalam radiator, hal ini akan menyebapkan uap air akan mudah keluar dan ditampung di dalam reservoir tank.

apabila reservoir tank sudah penuh maka akan dibuang keluar, sehingga akan menyebapkan air pendingin cepat habis. Kemungkinan yang kedua (sebaliknya) akan menyebapkan peningkatan suhu dan tekanan air pendingin, sehingga fungsi pendinginan akan tidak maximal, bisa jadi akan menyebapkan mesin mengalami over heating (panas yang berlebih).
cara kerja fungsi dari tutup radiator
Cara Kerja Vacuum Valve

b) Cara kerja vacuum valve
Setelah motor dimatikan (mengalami pendinginan), maka suhu dan tekanan air pendingin yang berada didalam radiator akan turun, dan volume air juga akan menurun sehingga akan membentuk kevakuman didalam radiator, kevakuman ini akan melawan (menarik) pegas yang akan menyebapkan membukanya vacuum valve dan menghisap air pendingin yang berada pada  reservoir tank. 

Apabila vacuum valve sudah rusak/fungsinya tidak maximal maka apabila mesin sudah dingin (dimatikan) air yang berada di dalam reservoir tank tidak dapat kembali lagi ke dalam radiator, ini akan menyebapkan air yang berada di dalam radiator akan kurang (bahkan lama kelamaan akan habis), serta tabung reservoir tanknya bisa bisa akan penuh bahkan sampai meluber (tumpah).

Mengingat begitu pentingnya kerja dari tutup radiator ini maka, setiap kali TUNE-UP tutup radiator harus diperiksa kinerjanya. silahkan baca Fungsi Komponen Sistem Pendinginan Terlengkap

Sekian info mengenai  cara kerja fungsi dari tutup radiator .Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…. 

Senin, 18 April 2016

Tips dan Trik Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Dengan Benar

Hallo brother ... salam satu hati ... kali ini tedymotor akan  membahas Tips dan Trik Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Dengan Benar. Bagi anda para penggemar sepeda motor, melakukan perawatan adalah salah satu hal yang wajib agar motor anda dalam kondisi baik dan performanya terjaga serta pastinya akan awet. Dengan begitu motor anda akan selalu aman ketika di bawa perjalanan jarak jauh.

Akan tetapi bagi anda yang suka bepergian jarak jauh dan seringkali motor anda mengalami keluhan seperti mudah panas, padahal anda suah sering melakukan perawatan pada motor ke sayangan anda. 

Nah untuk mengatasi kendala tersebut sering kali mnggunakan komponen tambahan yang di sebut dengan Oil Cooler, namun terkadang pada pemasangan komponen oil cooler masih sering menjadi kesalahan dan hasilnya akan berdampak buruk pada kondisi mesin motor yang anda sayangi.
Tips dan Trik Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Dengan Benar
Oleh karena itu kali ini kami akan memberikan informasi cara memasang Oil Cooler di sepeda motor anda dengan benar. Nah bagi anda yang penasaran anda bisa simak informasinya di bawah ini.

cara memasang Oil Cooler di sepeda motor anda dengan benar. 

Terkadang banyak sekali salah kaparah untuk memasang komponen oil cooler. Yang di maksud pada hal tersebut yaitu jalur oil yang telah di potong masuk menuju pendingin oil makah di buat bercabang. Nah, hal tersebut akan mengakibatkan aliran peluas menuju tubuh mesin malah tidak maksimal kinerjanya. Dan kebanyakan juga yang pasang oil cooler di buat pararel dan hal tersebut sangat salah besar.
Maksud di pararel tersebut pada aliran arus pelumas dari pompa di bagi menjadi dua. Yang pertama menuju ke silinder head dan satunya lagi menuju ke oil cooler dan di teruskan ke bak filter. Dengan begitu aliran oil yang menuju mesin tidak banyak dan mengakibatkan pelumasan kurang maksimal dan membuat mesin motor anda menjadi cepat aus pada komponen lainnya.
Nah, biar tidak salah dalam pemasangan oil cooler pada sepeda motor yakni caranya di buat seri. Pada aliran pelumas dari pompa oil masuk semua menuju oil cooler, nah dari situ didinginkan dan di teruskan menuju mesin. Otomatis pelumasan akan menjadi maksimal dan mesin motor anda jadi semakin awet dan tahan panas.
Untuk mengetahui biaya pemasangan pelumasan oil cooler pada sepeda motor mesayangan anda tidak terlalu mahal, anda cukup meniapkan dana sekitar Rp 400 ribu saja. Demikianlah berita yang bisa kami sampaikan untuk anda mengenai cara memasang komponen oil cooler dengan baik.

Sekian info mengenai Tips dan Trik Memasang Oil Cooler Pada Sepeda Motor Dengan Benar.  Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para brother semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…. 

Jumat, 15 April 2016

Cara Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas

Hallo brother Cara Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas - Menjaga mesin motor agar tetap stabil pada suhu mesinnya, salah satu dasar dalam perawatan motor yang harus anda ketahui. 

Cara Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas

Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas. Mesin yang telah mengalami Overheat bisa mengakibatkan motor mogok dan komponen pada mesin motor cepat rusak, dan juga AC akan menjadi kurang dingin. Maka dari itu,motor  anda harus membutuhkan cairan coolant untuk mendinginkan mesin yang menggunakan sistem pendinginan radiator.



Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas :

Agar mesin motor  anda tetap bekerja dengan baik dan optimal, maka anda harus rajin merawatnya dengan menguras radiator dan memilih cairan pendingin yang baik dan berkualitas. Lantas bagai mana sih cara untuk memilih air radiator yang baik dan berkualitas. Berikuti ini kami akan berikan tips dan triknya cara untuk memilih air radiator yang terbaik dan berkualitas.
  1. Pilihlah Air radiator yang mengandung glycol dalam cairannya, karena kandungan glycol ini berfungsi untuk meningkatkan titik didih serta bisa menurunkan titik beku di coolant.
  2. Pilihlah air radiator yang mengandung Propylene. Pasalnya untuk air radiator yang kinerjanya optimal harus memiliki kandungan tersebut dengan konsentrat sebanyak 20 sampai 50 persen. Anda juga bisa mengeceknya dengan menggunakan refraktometer.
  3. Mempunyai titik didih yang tinggi sehingga radiator mampu bekerja dengan lebih lama dan lebih baik.
  4. Selanjutnya yaitu perbandingan harga dan fungsi coolant sesuai dengan kemampuan anda.
  5. Pilihlah cairan coolant yang tidak menimbulkan korosi dan endapan di saluran pendinginan.
  6. Warna pada cairan tidak mempunyai pengaruh apapun, karena pada dasarnya coolant ialah air yang murni yang telah di tambah oleh kandungan glycol.

Pada saat penyulingan dan juga zat adiktif yang telah di tambahkan dalam cairan coolant memiliki kualitas yang cukup baik, maka sebenarnya coolant yang tidak mengandung glycol tidak masalah, pasalnya indonesia adalah negara tropis yang tidak memerlukan adanya fitur anti freeze. Beda halnya jika anda tinggal di luar negeri.

Selama anda merawat radiator dengan baik, maka seharusnya cairan coolant mana pun yang anda gunakan untuk radiator motor  anda tidak terlalu masalah, akan tetapi kalu bisa hindari air ledeng karena mengandung resiko yang sangat tinggi. silahkan baca bahayanya menggunakan air ledeng / air biasa untuk  radiator.

Inilah jenis – jenis air radiator yang bisa anda gunakan pada sistem pendinginan radiator di motor anda.
  • Radiator Coolant
  • Antifreeze dan Coolant Protector
  • Radiator Super Coolant

Sekian info mengenai Cara Memilih Air Radiator Terbaik dan Berkualitas ingat utamakan selalu keselamatan , semoga berguna bagi para brother semua . Kalau berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... terimakasih ...

Kamis, 14 April 2016

Tips dan Cara Mengganti Air Radiator di Motor Vario 125cc

Hallo brother ... salam satu hati ... kali ini tedymotor akan  membahas  Tips dan Cara Mengganti Air Radiator di Motor Vario 125cc . Sepeda motor Honda Vario 125 ialah motor metic yang menggunakan sistem pendingin cairan. Tentu saja dengan menggunakan sistem pendinginan tersebut mesin akan lebih efektif saat berada dalam kemacetan di bandingkan sistem pendingin udara. 

Cairan pendingin yang di sebut juga dengan coolant akan bersirkulasi di dalam mesin untuk menyerap panas dan kemudian melepaskan ke udara di radiator dengan bantuan kipas. Berbeda dengan sistem pendingin udara yang tidak perlu menggunakan perawatan berkala. Pada sistem pendingin cairan ini akan memerlukan perawatan secara berkala terutama pada air radiatornya.

Untuk melakukan penggantian air radiator pada sepeda motor Honda vario 125 di sarankan untuk menggantinya setiap 24000 km. Biasanya untuk pemakaian yang cukup lama bisa mengurang kualitas dan kapasitas air pendingin pada radiator.

 Jika hal tersebut terjadi maka tentu saja akan berdampak pada kurangnya optimalisasi dalam sistem pendinginan dan nantinya bisa mengakibatkan mesin mengalami overhead atau panas berlebihan. Anda jangan khawatir, cukup mudah untuk menguras air radiator pada motor honda vario 125 untuk mengganti air radiator yang baru, Nah bila anda belum pernah mengganti air radiator pada honda vario 125, simak langkah – langkah yang kami berikan untuk anda di bawah ini.

Cara Mengganti Air Radiator Pada Motor Honda Vario 125 :

Tips dan Cara Mengganti Air Radiator di Motor Vario 125cc
mengganti air radiator di vario 125cc


  • Langkah pertama anda harus siapkan terlebih dahulu air coolant 500 mililiter
Cairan tersebut bisa anda membelinya di bengkel – bengkel atau bisa juga membelinya di bengkel resmi honda dengan harga biasanya sekitar Rp 20 ribuan saja untuk setiap botolnya. Kami sarankan untuk memilih yang asli dari honda, pasalnya sudah di lengkapi dengan cairan anti karat.

  • Langkah ke dua yaitu buka cover radiator
Untuk membuka cover radiator anda harus memerlukan kunci T ukuran 8 untuk melepas baut yang mengikat cover dengan radiator. Siapkan terlebih dahulu wadah untuk menampung air radiator yang akan di kuras, setelah itu lepaskan baut pembuangan dengan menggunakan kunci bintang 5. Jangan lupa juga anda harus membuka tutup radiator agar air radiator mengalir dengan lancar. Jika sudah terkuras tutup kembali jalur pembuangannya.

  • Langkah ke tiga yaitu Isi air radiator yang baru
Nah, seperti yang telah di jelaskan tadi, jika air radiator sudah terkuras habis, pasang kembali baut pembuangan dan tuangkan air coolant sampai penuh, setelah itu pasang kembali tutup radiatornya.

  • Langkah ke empat yaitu Isi tank reservoir sebagai cadangan air coolant
Pada langkah ini yang harus anda perhatikan yaitu ialah batas ketinggian dalam tabung cadangan. Usahakan tidak melebihi kapasitas yang sudah di tentukan oleh pabrikan yaitu upper pada tabung reservoir.
 Bagaimana mudah bukan ? cara untuk mengganti air radiator pada motor honda vario 125. 

Sekian info mengenai Tips dan Cara Mengganti Air Radiator di Motor Vario 125cc. Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua. kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….